lusuh, amatir, gak pinter-pinter
lihat, dengar, rasakan

Sunday, July 31, 2011

Gak Baik Buka Puasa dengan yang Manis

Pas ane ngaskus eh ketemu trit ginian, yaudah mumpung besok udah mulai puasa ramadhan, ane copas aja di mari. Semoga bermanfaat.

Berbuka Puasa
menurut Sunnah Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam


Quote:
Originally Posted by sunnah rasul
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan berbuka dengan kurma, kalau tidak ada dengan air putih, ini termasuk kesempurnaan kasih sayang dan semangatnya Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (untuk kebaikan) umatnya dan dalam menasehati mereka. Allah berfirman, “Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari bangsa kamu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan kebahagiaanmu), terhadap orang-orang mukmin ia amat pengasih lagi penyayang.” (QS At Taubah: 128).

Dengan memberi sesuatu yang manis (kurma) pada perut yang kosong, maka tubuh akan lebih siap menerima dan mendapatkan manfaatnya, terutama tubuh yang sehat, akan bertambah kuat dengannya. Dan bahwasanya puasa itu menghasilkan keringnya tubuh, maka air akan membasahinya, hingga sempurnalah manfaat makanan.

Dan ketahuilah, bahwa kurma itu memiliki barakah dan kekhususan -demikian pula air- memiliki efek yang positif terhadap hati dan mensucikannya, tiada yang mengetahuinya, kecuali orang-orang yang ittiba’ / mengikuti.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum shalat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah).
Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau berbuka puasa dengan air. Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’? Tidak. Kurma, adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate). Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrate).

Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang manis? Tidak jelas. Malah berkembang jadi waham umum di masyarakat, seakan-akan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis adalah ’sunnah Nabi’. Sebenarnya tidak demikian. Bahkan sebenarnya berbuka puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak kesehatan.

Dari dulu saya tergelitik tentang hal ini, bahwa berbuka puasa ‘disunnahkan’ minum atau makan yang manis-manis. Sependek ingatan saya, Rasulullah mencontohkan buka puasa dengan kurma atau air putih, bukan yang manis-manis.

Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis. Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi berkalori rendah, sehingga tidak menggemukkan (data di sini dan di sini). Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’ (preserved with sugar), bukan lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. Jadi, kalau mau mengikuti sunnah Rasulullah, sebisa mungkin carilah kurma segar yang tanpa ditambahkan kandungan gulanya. Caranya? Nggak tau. Metik dari pohonnya, kali?

Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak kesehatan?

Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu. Sebaliknya, kalau makan yang manis-manis, kadar gula darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat. Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya pelan-pelan.

Mari kita bicara ‘indeks glikemik’ (glycemic index/GI) saja. Glycemic Index (GI) adalah laju perubahan makanan diubah menjadi gula dalam tubuh. Makin tinggi glikemik indeks dalam makanan, makin cepat makanan itu dirubah menjadi gula, dengan demikian tubuh makin cepat pula menghasilkan respons insulin.

Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat, akan sangat menghindari makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi. Sebisa mungkin mereka akan makan makanan yang indeks glikemiknya rendah. Kenapa? Karena makin tinggi respons insulin tubuh, maka tubuh makin menimbun lemak. Penimbunan lemak tubuh adalah yang paling dihindari mereka.

Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks glikemiknya), sehingga respon insulin dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak.

Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada seorang sufi yang diberi Allah ‘ilm tentang urusan kesehatan jasad manusia. Kata Beliau, bila berbuka puasa, jangan makan apa-apa dulu. Minum air putih segelas, lalu sholat maghrib. Setelah shalat, makan nasi seperti biasa. Jangan pernah makan yang manis-manis, karena merusak badan dan bikin penyakit. Itu jawaban beliau. Kenapa bukan kurma? Sebab kemungkinan besar, kurma yang ada di Indonesia adalah ‘manisan kurma’, bukan kurma asli. Manisan kurma kandungan gulanya sudah jauh berlipat-lipat banyaknya.

Kenapa nasi? Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks. Perlu waktu untuk diproses dalam tubuh, sehingga respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena respon insulin tidak tinggi, maka kecenderungan tubuh untuk menabung lemak juga rendah.

Inilah sebabnya, banyak sekali orang di bulan puasa yang justru lemaknya bertambah di daerah-daerah penimbunan lemak: perut, pinggang, bokong, paha, belakang lengan, pipi, dan sebagainya. Itu karena langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui makan yang manis-manis, sehingga tubuh menimbun lemak, padahal otot sedang mengecil karena puasa.

Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah makin terlihat seperti ‘buah pir’, penuh lemak di daerah pinggang. Karena waham umum masyarakat yang mengira bahwa berbuka dengan yang manis-manis adalah ’sunnah’, maka puasa bukannya malah menyehatkan kita. Banyak orang di bulan puasa justru menjadi lemas, mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Karena salah memahami hadits di atas, maka efeknya ‘rajin puasa = rajin berbuka dengan gula.’



jangan pada salah tangkep ya.. bukanya haram berbuka dgn yg manis2 lo gan  tapi
maksud yg ada di trit ini berbukalah dgn yg manis (kurma) *sunnah rosul* atau air putih.



Pas lebaran nimbang barat badannya, trus nambah, mungkin gara2 itu, Buka Balas Dendam pake segala macam minuman dan makanan manis.
Gak baik ya buka puasa pake yang manis2, tapi kalo sama yang manis2 baik kan?? :hammer

Ramadhan Is Coming!! :D

Alhamdulillah :D
     Akhirnya kita akan segera dipertemukan kembali dengan bulan suci ini. Bulan apaaaaa? RAMADHAAAANN!! Yap, namun tahun ini ceritanya mungkin agak berbeda bagi ane. Nah,, kalo ditelisik lebih jauh lagi kira2 begini ceritanya mas-mbak dab.

     Pertama, tahun ini ane menempuh pendidikan luar biasa. Luar biasa jauhnya maksud ane, jauh dari orang tua :'( .. mungkin entar malem jadi sholat tarawih pertama ane di mesjid pelosok kota, Bintaro. Alamaak, kangen mesjid di kampung. Kangen sama pak imam sholat tarawih yang baca suratnya plus ceramah a.k.a. kultumnya lama puoll. Apa entar malah lebih lama? :hammer
     Kedua, "Trus paginya kita orang sahurnya pake apa?!! hah?!" #depresi .. Rindu masakan emak, bosen tiap hari warteg <<jangan dicontoh, syukurnya kurang>> I'm longing for your dish maaak. Ide cemerlang nan busuk pun muncul -->> "Apa pake mi instan aja ya??" (keterangan: mi instan adalah makanan khas pejuang-pejuang kos-kosan). Kayak pepatah bilang ya, duit abis sahur pun kritis.
     Ketiga, BESOK UAS DAAAAAABB!! pertanyaannya apa mi instannya masih bisa buat ngeganjel perut? mi instan kriting, ujian Pengantar Akuntansi bikin tambah kriting. tsssaaaaaahh!!
     Keempat, tahun ini berbeda!! tahun ini ada "ehem", meskipun jauh. Minggu depan udah balik kok. Tunggu aku kembali sayang #eaaaa :*
     Itulah keempat poin pentingnya, kacau dah :ngakak


Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu (Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1793)
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa melakukan ibadah Ramadhan karena iman dan mengharap ridlo’Nya, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lewat.”

Ayo semangat jalani bulan ini, inilah kesempatan kita untuk beribadah sebaik2nya, tidur pun jadi ibadah. Semoga Allah selalu merahmati kita semua. amiin

Saturday, July 30, 2011

Wherever You Are - ONE OK ROCK

video ini paling keren dah, maknanya dalem banget
bagi gw ini video bersejarah :)


------------------------------------------------------------------------------------------------------------

aiiihhh sudah diremove

[lirik & translasi] Wherever You Are - ONE OK ROCK


Wherever You Are 


I'm telling you
I softly whisper
Tonight tonight
You are my angel

愛してるよ
2人は一つに
Tonight tonight
I just say…

I love you
two people into one
tonight tonight
I just say...


Wherever you are, I always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, 君を思う気持ち
I promise you "forever" right now

Wherever you are, I always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, the feelings that I feel for you
I promise you "forever" right now


I don't need a reason
I just want you baby
Alright alright
Day after day

この先長いことずっと
どうかこんな僕とずっと
死ぬまで Stay with me
We carry on…

The long time before this always
somehow always with this kind of me
until death, stay with me
we carry on...


Wherever you are, I always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, 君を思う気持ち
I promise you "forever" right now

Wherever you are, I always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, the emotion that I feel for you
I promise you "forever" right now


Wherever you are, I never make you cry
Wherever you are, I never say goodbye
Whatever you say, 君を思う気持ち
I promise you "forever" right now

Wherever you are, I never make you cry
Wherever you are, I never say goodbye
Whatever you say, the emotion that I feel for you
I promise you "forever" right now


僕らが出逢った日は2人にとって一番目の記念すべき日だね
そして今日という日は2人にとって二番目の記念すべき日だね

The day that we met, for both of us it should be the most important memory, ne
and the day called today, for both of us it should be the 2nd most important memory, ne


心から愛せる人
心から愛しい人
この僕の愛の真の中にはいつも心がいるから

The person I can love from my heart
The dearest person to my heart
in the very center of this me's love, that's where my heart will always be

Wherever you are, always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, 君を思う気持ち
I promise you "forever" right now

Wherever you are, always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, the emotion that I feel for you
I promise you "forever" right now

Wednesday, February 2, 2011